Pagar rumah merupakan konstruksi tambahan yang terdapat pada sebuah bangunan. Meskipun bukan merupakan aksesoris utama, namun konstruksi ini memegang peranan penting pada sebuah bangunan. Pagar berfungsi utama untuk membatasi, melindungi rumah ataupun bangunan dari masuknya orang asing ke dalam rumah.
Desain pagar yang serasi dengan bangunan rumah kadang sulit untuk diaplikasikan menyesuaikan bentuk rumahnya, yang terjadi banyak sekali bangunan rumah yang kadang desain pagarnya menutupi semua area rumah sehingga bentuk dan model rumahnya tidak tampak. Salah satu desain pagar yang cocok dan serasi jika diaplikasikan untuk semua model rumah yaitu model pagar minimalis.
Banyak dari klien kami yang melakukan permintaan pada model gambar rumah minimalis modern sekaligus dengan gambar dan desain model gambar pagarnya. Salah satu ciri desain pagar minimalis adalah dari bentukya yang sederhana dan biasanya merupakan kombinasi dari 2 bahan material besi dan kayu atau semacamnya.Yang jelas model pagar seperti ini tidak memakan banyak biaya untuk pembuatannya.
Bahan besi hollow dan model kayu dari lisplang merupakan kombinasi yang apik untuk pembuatan pagar jenis ini.Alih-alih menggunakan besi padat dan kayu murni yang lebih banyak memakan biaya.Selain biaya pembuatan yang relatif murah, pagar minimalis juga dipilih karena perawatannya yang mudah.Berikut ini tips merawat, memperbarui cat pagar besi minimalis,diantaranya:
– Pertama yang dilakukan adalah melihat kondisi dari pagar itu sendiri.hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah pagar cukup dilakukan pembersihan biasa atau malah harus merestorasi ulang pagar. Beberapa keadaan yang biasanya sering tejadi adalah warna pagar yang sudah usang, muncul karat karena korosi, ataupun kondisi lainnya yang memerlukan perawatan lebih pada pagar.
– Selanjutnya jika pagar hanya kotor biasa maka cukup untuk dibersihkan saja dengan air dan sabun.perlu diingat bahwasanya jika berbahan besi, setelah dibersihkan sebaiknya langsung di lap sampai kering untuk menghindari terjadinya karat.
– Jika pagar terbuat dari dinding tembok, maka yang sering terjadi adalah munculnya jamur dan lumut pada lapisan permukaan cat dinding pagar.cukup dengan cara disikat,kemudian bilas dinding pagar tembok dengan air bersih.jika memungkinkan atau perlu mengecat ulang maka pilihlah cat yang mengandung zat anti jamur dan lumut.
– Jika pagar berbahan lisplang maka biasanya terdapat retakan-retakan ataupun pecah merupakan kendala yang paling sering ditemukan.perawatannya yaitu dengan mengganti lisplang dengan yang baru jika terjadi kerusakan parah,jika hanya retakan, bisa dilakukan pengeleman dengan terlebih dahulu dibersihkan area yang retak kemudian untuk finishing dicat ulang dengan warna yang sama dengan sebelumnya.
